Komparasi Efektivitas Tes Kebugaran Aerobik: Yo-Yo Intermittent Recovery Test Level 1 vs. Multi-Stage Fitness Test (Beep Test) pada Atlet Panahan
DOI:
https://doi.org/10.31004/catha.v3i3.199Keywords:
Archery, VO2max, Yo-Yo IR1, Beep Test, Sport Science, Shuttle RunAbstract
Pengukuran kapasitas aerobik (VO2max) merupakan parameter penting dalam memantau kebugaran atlet panahan untuk mendukung stabilitas dan pemulihan di antara sesi tembakan. Namun, terdapat perdebatan mengenai efektivitas antara tes kontinu dan intermiten pada atlet olahraga presisi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas estimasi VO2max dan respons fisiologis antara Yo-Yo Intermittent Recovery Test Level 1 (Yo-Yo IR1) dan Multi-Stage Fitness Test (Beep Test). Penelitian deskriptif komparatif ini melibatkan 14 atlet panahan muda (usia 12-15 tahun) di SLOMPN Kemenpora RI. Data detak jantung direkam secara real-time menggunakan sensor Polar H10. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan (paired t-test) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antara rata-rata VO2max Yo-Yo IR1 (44,51±3,93 ml/kg/min) dan Beep Test (43,61±6,84 ml/kg/min) dengan nilai p=0,569 (p>0,05). Namun, Yo-Yo IR1 menunjukkan intensitas detak jantung latihan yang lebih tinggi dan konsisten (185,7 bpm) dibandingkan Beep Test (161,4 bpm). Simpulan dari penelitian ini, meskipun kedua tes memberikan estimasi VO2max yang setara, Yo-Yo IR1 memiliki validitas ekologis yang lebih baik untuk atlet panahan karena karakteristik intermitennya yang menyerupai pola pemulihan saat kompetisi. Pelatih disarankan memprioritaskan Yo-Yo IR1 dalam evaluasi fisik rutin
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



